“Anak gaul” di jagat maya pasti kenal Facebook. Situs jejaring sosial atau situs perkawanan ini memang makin populer saja. Maklum, jalur akses yang kian beragam (mulai dari PC sampai gadget semacam BlackBerry) dan fitur serta pengelolaan yang beragam menjadi alasan mengapa situs yang dibangun oleh Mark Zuckerberg pada Februari 2004 ini kian beken saja.
Padahal, pada awalnya, situs jejaring web ini keanggotaannya dibatasi untuk siswa dari Harvard College saja. Selanjutnya, diperluas ke perguruan tinggi lainnya di wilayah Boston, Amerika Serikat, hingga ke negara bagian lain dan seluruh dunia.
Begitu pun pengelolaannya. Jika sebelumnya Anda hanya bisa mengakses situs jejaring dengan mengunjungi situs Web-nya melalui browser Internet, maka kini sejumlah aplikasi—baik dalam bentuk software mandiri, maupun plug-in—bisa dimanfaatkan untuk memantau perkembangan akun Anda di situs web bernuansa biru tersebut.
Read the rest of this entry »
























