Ujian Nasional Bagi SMA/SMK

Mulai Selasa ini ( 22/04/08 ), para siswa SMA/SMK/Sederajat akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) yang dilaksanakan di sekolah masing-masing.

Untuk SMK terdapat 3 Mata Diklat/Pelajaran yang akan diujikan yaitu : Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris. Dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 22 s.d 24 April 2008.

Para pengawas ruangan adalah para Guru-Guru dari Sekolah lain yang ditunjuk untuk mengawas di Sekolah lainnya. Sistem ini disebut dengan Pengawas Silang.

SMK Negeri-1 Pangkalan Bun ditempat saya bekerja melaksanakan Ujian Nasional dengan jumlah peserta sebanyak 285 orang dengan jumlah rombongan belajar sebanyak 15 rombongan belajar.

Ujian Nasional 2008 syarat/ketentuan lulus tidaknya harus mencapai skor minimal yaitu 5,25. Ini merupakan suatu langkah yang diambil Pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Indoenesia. Tetapi pada sisi lain mendapat keluhan dari para siswa yang merasa sulit untuk mencapai nilai tersebut.

Tetapi walaupun demikian Ujian Nasional tetap berlangsung dan semoga para siswa dapat mengerjakan soal ujiannya dengan baik sehingga dapat lulus sekolah.

Iklan

Diklat Bahasa Inggris Telah Berakhir

Diklat Bahasa Inggris untuk Guru Produktif SMK Tahun 2008 untuk Angkatan I dan II secara resmi ditutup oleh Wakil Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ‘Bisnis dan Pariwisata’ pada acara Penutupan Diklat dimaksud pada hari Sabtu ( 12/04/08 ).

Dari hasil pendidikan selama kurang lebih 1 bulan tersebut telah diperoleh peringkat 1, 2 dan 3 dari masing-masing angkatan.

Angkatan I:

  1. Peringkat 1 (utusan SMK Paramitha Jakarta)
  2. Peringkat 2 (utusan SMKN 3 Bogor)
  3. Peringkat 3 (utusan SMKN 1 Pangkal Pinang)

Angkatan II:

  1. Peringkat 1 (utusan SMKN 4 Makassar)
  2. Peringkat 2 (utusan SMKN 9 Bandung)
  3. Peringkat 3 (utusan SMKN 57 Jakarta)

Culture Show in the English Training

Jelang H-1 Penutupan Diklat Bahasa Inggris untuk Guru Produktif SMK Tahun 2008 Angkatan I dan II telah diadakan kegiatan Culture Show (Pentas Budaya) bagi Guru-Guru yang menjadi peserta Diklat. Dalam acara tersebut diadakan beberapa kegiatan diantaranya : Traditional Dance, Speech, Telling Story, Drama dan bernyanyi bersama.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Diklat. Konsep Culture Show tersebut adalah Dari, Oleh dan Untuk Peserta. Di mana mulai dari MC sampai penampil adalah merupakan peserta Diklat.

Walaupun hanya mendapat porsi latihan setengah hari, tapi ternyata para peserta Diklat dapat menampilkan performa mereka dengan baik walaupun ada sesekali yang terjadi kesalahan. Tapi secara keseluruhan mereka dapat menampilkan tugas mereka dengan baik.

Bahaya! Jgn pernah menerima panggilan HP ketika sedang di-charge!

BACA SEGERA, MUDAH2AN ANDA TIDAK MELAKUKAN HAL YANG SERUPA!!

Jangan charge HP anda semalaman dan JANGAN ditaruh dekat anda ketika mencharge
Jangan pernah menjawab panggilan masuk ke HP saat sedang di charge!!
Beberapa hari yang lalu, seorang laki2 sedang mencharge HP di rumahnya. Disaat yang bersamaan, ada telepon masuk dan dia menjawabnya saat HP tersebut masih tersambung ke kontak listrik.
Setelah beberapa detik, arus listrik masuk ke HP tanpa kendali dan pria muda tersebut terlempar ke lantai dengan kerasnya.
Orangtuanya bergegas datang ke kamarnya dan menemukan dirinya pingsan, dengan detak jantung yang lemah dan jari terbakar.

Dia dilarikan kerumah sakit terdekat, tapi jiwanya sudah tak tertolong lagi ketika sampai dirumah sakit.
HP ada penemuan modern yang sangat berguna. Tapi, kita harus berhati2 karena HP bisa menjadi penyebab kematian.

Jangan pernah menggunakan HP bila masih tersambung ke kontak listrik!!

FORWARD EMAIL INI KE ORANG2 YANG BERARTI DALAM HIDUP ANDA!!



source: forward message from my friend

Making RPP in English

Di minggu terakhir Diklat Bahasa Inggris untuk Guru Produktif SMK dijadwalkan untuk membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dalam bahasa Inggris. Tugas ini diberikan untuk melatih Peserta Diklat Bahasa Inggris untuk dapat membuat RPP untuk Guru Produktif SMK sehingga diharapkan nanti mereka sudah dapat terbiasa membuat RPP dalam bahasa Inggris dan dapat mengimplementasikannya dalam proses belajar mengajar.

Hal tersebut adalah merupakan salah satu janji kinerja yang harus dicapai oleh SMK yang menjadi Sekolah Bertaraf Internasional. Dan pada gilirannya diharapkan semua mata diklat yang diajarkan kepada siswa diberikan dalam Dwi Bahasa (Bi-Lingual).

Ayo kawan tetap semangat….. Let’s to making “Action Plan”…!

KSBL dan Green School

Kemaren (Rabu, 02/04/2008) Peserta Diklat Bahasa Inggris untuk Guru Produktif SMK mendapat materi tentang Kehidupan Sekolah yang Berbudaya Lingkungan (KSBL) dan Green School.

Isi kandungan materi tersebut adalah bagaimana Sekolah yang notabene terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, Tata Usaha, dan Siswa memiliki kepedulian tentang Lingkungan Hidup.

Upaya ini merupakan langkah sosialisasi tentang lingkungan hidup serta kepedulian untuk melestarikan lingkungan serta  upaya menghijaukan sekolah dengan program “Sagu-Sapo” atau “Satu Guru Satu Pohon”. Program ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan kepedulian tentang lingkungan dengan menanam tanaman yang bermanfaat yang nantinya berguna sebagai upaya mengurangi Pemanasan Global (Global Warming).

Dan nantinya diharapkan Guru yang bersangkutan dapat mengajak para siswanya untuk ikut serta menanam pohon sehingga sekolah akan menjadi hijau dengan tanaman yang rindang dengan banyak manfaat yang dapat digunakan.

Semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan mendapat respon yang positif dari para Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Peserta Didik.

Semoga…………