Film Laskar Pelangi

Film Laskar Pelangi pertama kali akan di tayangkan di bioskop-bioskop pada tanggal 25 September 2008.

Ini dia Official Trailer – Laskar Pelangi the Movie :


sumber : YouTube.com

Kalo mau download original soundtracknya : disini

Novelnya versi PDF ada juga disini

Sekilas Produksi Laskar Pelangi

Setelah sukses menjadi novel best seller dengan penjualan lebih dari 500.000 eksemplar. Kini LASKAR PELANGI siap diangkat ke layar lebar dan akan memasuki tahap syuting pada tanggal 25 Mei 2008.

Film ini diproduksi oleh Miles Films bekerjasama dengan Mizan Cinema Production, B Edutainment dan Iluni UI. Dan akan dibintangi oleh Cut Mini, Ikranegara, Lukman Sardi, Ario Bayu, Tora Sudiro, Slamet Rahardjo, Alex Komang, Mathias Muchus, Rieke Diah Pitaloka, Robbie Tumewu, Jajang C Noer dan Teuku Rifnu Wikana yang akan berkolaborasi dengan 12 anak asli Belitung.

LASKAR PELANGI adalah sebuah kisah anak bangsa yang menggambarkan perjuangan guru dan 10 siswa di Belitong untuk sebuah pendidikan. Ide pembuatan film ini berawal dari rasa kagum Mira Lesmana dan Riri Riza selaku produser dan sutradara film ini terhadap buku karya Andrea Hirata yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2004.

“Buku LASKAR PELANGI sanggup membuat kita tiba–tiba merasa bangga jadi orang Indonesia dan memompa semangat serta optimisme dengan hadirnya karakter anak–anak LASKAR PELANGI, ibu Muslimah dan bapak Harfan,” ucap Mira Lesmana saat Press Briefing di MP Book Mizan, Jeruk Purut, Senin lalu (19/5).

Menurut Riri Riza, selaku sutradara film LASKAR PELANGI memiliki cerita unik dan penuh dinamika dengan hadirnya 10 siswa berkarakter sangat kuat dan seorang guru ambisius bercita–cita besar dan luhur.

“Dan Andrea Hirata adalah faktor penting kenapa kami ingin memfilmkan buku ini. Ada rasa antusiasme besar pada diri Andrea yang pada saat pertama ketemu seperti melihat matahari yang berjiwa keras dan sangat inspiring,” ungkap Riri.

Dan bukan sesuatu yang mudah bagi Andrea mengijinkan karya sastra pertamanya ini difilmkan. Ada alasan khusus kenapa ia mempercayakan penggarapan LASKAR PELANGI kepada Mira dan Riri.

“Pertama mereka adalah sineas yang memiliki integritas, yang tidak semata melihat keinginan pasar. Kedua, mereka punya talent yang langka dalam membuat sebuah karya seni. Mereka bisa membuat film box office, tapi tetap bermutu. Dan saya yakin mereka punya indera keenam dalam membuat karya dan perspektif yang unik,” papar Andrea.

Sementara bagi Putut Widjanarko – Vice President Operation Mizan Publika, dengan terjunnya Mizan dalam produksi film merupakan konsekuensi logis dari strategi pengembangan Mizan ke depan. Apalagi buku best seller LASKAR PELANGI diterbitkan Bentang Pustaka, salah satu penerbit dalam kelompok Mizan.

Laskar Pelangi Disiapkan untuk Liburan Lebaran 2008

Novel laris Laskar Pelangi yang terjual lebih dari 500.000 eksemplar siap diangkat ke layar lebar. Tahapan syuting mulai tanggal 25 Mei 2008 di pulau Belitong, provinsi Babel . Film ini merupakan kolaborasi Miles Films, Mizan Cinema Productions, “B” Edutainment dan Iluni UI.

Buku karya Andrea Hirata ini merupakan kisah yang menggambarkan perjuangan guru dan 10 siswa di Belitong untuk mengecap pendidikan. Awalnya, sineas Mira Lesmana dan Riri Riza (produser dan sutradara film ini) dibuat terkagum-kagum kepada buku yang terbit pertama kali pada tahun 2004 ini.

“Buku Laskar Pelangi sanggup membuat kita tiba-tiba merasa bangga menjadi orang Indonesia dan memompa semangat serta optimisme kebangsaan, dengan hadirnya karakter anak-anak Laskar Pelangi, Ibu Muslimah dan Bapak Harfan,” ucap Mira Lesmana.

Maka proses pertemuan dan diskusi dengan sang penulis segera dilakoni selama satu tahun. Bulan Juli-Desember 2007, proses penulisan skenario yang ditulis oleh Salman Aristo, dibantu oleh Riri Riza dan Mira Lesmana dimulai. Persiapan produksi dilakukan sejak Juli 2007 lalu dengan melakukan proses penulisan skenario, survey lokasi, serta casting para pemain Laskar Pelangi.

“Dalam proses pembuatan film ini hampir 100% pengambilan gambar dan syuting dilakukan di Belitong. Dan satu hal yang cukup istimewa di film ini, 12 orang pemain, 10 Laskar Pelangi dengan dua karakter pelengkap yang memerankan Flo dan A Ling, semuanya asli dari Belitong,” lanjut Mira dengan antusias.

Mengapa harus menampilkan anak-anak asli Belitong? Tak lain agar chemistry antara cerita dan para pemain muncul secara real dan natural. “Sejak awal kami memang tidak terpikirkan untuk menggunakan pemain di luar kota Belitong untuk tokoh-tokoh anak Laskar Pelangi. Jadi proses hunting dan casting pemain pun sudah kami lakukan sejak awal persiapan produksi,” papar Riri sang sutradara. “Meskipun anak-anak ini belum berpengalaman dan awam dengan dunia akting, tapi mereka ini adalah anak-anak yang sangat berbakat, punya keberanian, mau mencoba, dan yang terpenting, mereka bisa mempresentasikan tokoh-tokoh utama di film ini,” sahut Mira lagi.

Pasca proses hunting dan casting di Belitong, berhasil dipilih 12 orang pelajar Belitong yang akan memerankan karakter Ikal, Lintang, Mahar, Syahdan, Borek, Kucai, A Kiong, Sahara, Trapani, Harun, Flo, dan A Ling. Tak ketinggalan ditampilkan sederetan aktor dan aktris beken. Tak kurang 12 nama aktor profesional dipasang di dalamnya, mulai dari Cut Mini, Ikranagara, Lukman Sardi, Ario Bayu, Tora Sudiro, Slamet Raharjo, Alex Komang, Mathias Muchus, Rieke Diah Pitaloka, Robbie Tumewu, Jajang C. Noer, hingga Teuku Rifnu Wikana.

Laskar Pelangi rencananya akan beredar di bioskop di seluruh Indonesia saat liburan Lebaran 2008 ini tepatnya tanggal 25 September 2008.

Informasi lengkapnya liat di http://www.laskarpelangithemovie.com

Situs Resmi Laskar Pelangi the movie

Sinopsis

Sebuah adaptasi sinema dari novel Fenomenal LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata.

Hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadiyah menjadi sangat menegangkan bagi dua guru luar biasa, Muslimah (Cut Mini) dan pak Harfan (Ikranegara), serta 9 orang murid yang menunggu di sekolah yang terletak di desa Gantong, Belitong. Sebab kalau tidak mencapai 10 murid yang mendaftar, sekolah akan ditutup.

Hari itu, Harun, seorang murid istimewa menyelamatkan mereka. Ke 10 murid yang kemudian diberi nama Laskar Pelangi oleh bu Muslimah, menjalin kisah yang tak terlupakan.

5 tahun bersama, Bu Mus, Pak Harfan dan ke 10 murid dengan keunikan dan keistimewaanya masing-masing, berjuang untuk terus bisa sekolah, Ikal (Zulfani), Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) dengan bakat dan kecerdasannya muncul sebagai pendorong semangat sekolah mereka.

Di tengah upaya untuk mempertahankan sekolah, mereka kehilangan sosok yang mereka cintai. Sanggupkah mereka menghadapi cobaan demi cobaan?

Film ini dipenuhi kisah tentang tantangan kalangan pinggiran, dan kisah penuh haru tentang perjuangan hidup menggapai mimpi, serta keindahan persahabatan yang menyelamatkan hidup mereka, dengan latar belakang sebuah pulau indah yang menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia.

Para Pemain

Ibu Muslimah = Cut Mini

Pak Harfan = Ikranegara

Pak Mahmud = Tora Sudiro

Pak Zulkarnaen = Slamet Raharjo

Bapak Ikal = Mathias Muchus

Ibu Ikal = Rieke Dyah Pitaloka

Pak Bakri = Tengku Rifnu Wikana

Ikal (dewasa) = Lukman Sardi

Lintang (dewasa) = Ario Bayu

Alex Komang, Jajang C. Noer, Robbie Tumewu

Ikal = Zulfanny

Mahar = Veris Yamarno

Lintang = Ferdian

Kucai = Yogi Nugroho

Syahdan = M. Syukur Ramadan

A Kiong = Suhendri

Borek = Febriansyah

Harun = Jeffry Yanuar

Trapani = Suharyadi Syah Ramadhan

Sahara = Dewi Ratih Ayu Safitri

Elo = Marchella El Jolla Kondo

13 thoughts on “Film Laskar Pelangi

  1. handoracom berkata:

    Laskar Pelangi The movie? saya langsung liat begitu premierenya tanggal 25 ini.. Filmnya sangat inspirasional! Bisa membuat kita tertawa tapi juga menangis.. Film ini berbeda dari seluruh film indonesia lainnya yang hanya bertema drama cinta komedi horor saja. Film ini telah membawa banyak arti dan pelajaran pada kita. salah satunya bahwa kita harus mengejar mimpi yang kita miliki. WAJIB TONTON!!

    wah enak donk sudah nonton!

  2. Riri berkata:

    Novel dan film laskar pelangi benar-benar menginspirasiku akan kekuatan mimpi. semoga di suatu hari nanti, aku bisa merengkuh mimpi-mimpi itu dalam kenyataan.

    Semoga…….. Amin 🙂

  3. Pemain Tengku Rifnu wikana tuh temen ku yang berasal dari kota Pematang Siantar.wahh sekarang dah jadi bintang film.Hebat loe wik,ga nyangka juga cita cita loe dulu kesampean.tapi jangan lupa ma teman2 di kota siantar bro.lumayan juga loe dah memerankan beberapa film layar lebar seperti : mengajar matahari,otomatis romantis,extra large dan sekarang laskar pelangi.

    hehehe

  4. Sering kali kita mengejar MIMPI

    Seolah – olah impian itu adalah TARGET

    Susah payah penuh pengorbanan mimpi DIKEJAR

    Setelah tercapai kita akan kembali BERMIMPI

    Hidup adalah untuk IBADAH

    Ibadah itu bukanlah BERMIMPI

    Karena ibadah adalah hidup HARI INI

    Memaksimalkan HARI INI dan DETIK INI

    Masa depan adalah MISTERI

    Masa lalu adalah HISTORI

    Mimpi hanya membatasi KEMAMPUAN

    MAKSIMALKAN HARI INI UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

    http://fusion-kandagalante.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s